Kajian Dzuhur
Depan
Berita
Organisasi
Radio Al Barokah
Forum
Perpustakaan
Download
Album
Cari
Buku Tamu
Links
Peta Situs
Hubungi Kami
Jadual Khatib Jum'at 2009
Laporan Keuangan rutin
Info Jamaah

 

A. Berita Duka:

Meninggal dunia ibunda dari M. Habibi (Mobile-8). Semoga Allah mengampuni dosa beliau, dan keluarganya dalam kesabaran.

 

B. Berita Kelahiran:

- Putri pertama Gian Hamdani (Mobile-8)
- Putra kedua Daniel-Elda (Plh. Presiden DKM Al-Barokah)
- Putra kedua Marfuah (BNA) 
Barakallahulakum, semoga menjadi anak sholih/ ah yang mencintai Allah dan rasul-Nya 

 

C. Berita Sakit:

- Ananda Imam Maliq (13 bulan) putra kedua Kamelia Sari Putri (PZ. Cussons) karena kelainan jantung. Sempat dirawat di RSJ. Harapan Kita, dan sekarang masih rawat jalan..

Semoga lekas sembuh dan keluarganya dalam kesabaran.

 


 

 

 

 
Polling
Setujukah Anda jika nama Musholla Al Barokah diganti menjadi Masjid Al Barokah?
 
Cari
Saat ini ada 14 Jumlah tamu Yang online
Form Login





Lupa Kata Sandi?


  Rekanan



3 Ciri Orang Beriman pada Hari Kiamat Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Ditulis Oleh Agus Tamim   
Monday, 26 October 2009

Oleh: Subki Al-Bughuri

 

Suatu hari, salah seorang sahabat bertanya kepada rasulullah, “Wahai Nabi Muhammad, bagaimana Engkau mengenali umatmu pada hari kiamat nanti?” Rasulullah lalu menjawab, bahwa tidak sulit mengenali umatnya saat itu. Ada 3 ciri atau tanda untuk mengetahainya, yaitu:

 

  • Ada tanda/ cahaya di wajah karena bekas wudhu dan sujud

 

Barang siapa yang berwudhu seperti wudhunya rasulullah, lalu sholat dua rakaat, maka ia akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Selain itu, ada sebuah pendapat bahwa Allah tidak mensyariatkan wudhu selain kepada umat Islam. 

 

  • Menerima catatan amal dengan tangan kanan

 

 ”Adapun orang yang orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira” (Qs. Al-Insyiqaq, 84: 7-9)  

 

 

  • Keimanan yang kolektif

 

 

Seorang Muslim diperintahkan oleh Allah untuk menjaga diri dan keluarga dari api neraka. Perintah ini memiliki makna agar kesholihan pribadi ditularkan kepada sekelilingnya, khususnya keluarga terdekat.  

 

”Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya” ((At-Thur, 52:21). Ayat ini menegaskan bahwa anak-cucu mereka yang beriman itu ditinggikan Allah derajatnya seperti derajat bapak-bapaknya. Lalu mereka dikumpulkan bersama bapak-bapaknya di surga.  

 

Oleh karena itu marilah kita memperbanyak wudhu, melakukan kebaikan-kebaikan (agar mendapatkan catatan kebaikan di tangan kanan), dan senantiasa menjaga keimanan dan ketakwaan baik pribadi maupun keluarga, aamiin. (ATM)  

 

Disampaikan saat khutbah Jum’at di Musholla Al-Barokah, Gedung Cyber.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >