Kajian Dzuhur
Depan
Berita
Organisasi
Radio Al Barokah
Forum
Perpustakaan
Download
Album
Cari
Buku Tamu
Links
Peta Situs
Hubungi Kami
Jadual Khatib Jum'at 2009
Laporan Keuangan rutin
Info Jamaah

 

A. Berita Duka:

Meninggal dunia ibunda dari M. Habibi (Mobile-8). Semoga Allah mengampuni dosa beliau, dan keluarganya dalam kesabaran.

 

B. Berita Kelahiran:

- Putri pertama Gian Hamdani (Mobile-8)
- Putra kedua Daniel-Elda (Plh. Presiden DKM Al-Barokah)
- Putra kedua Marfuah (BNA) 
Barakallahulakum, semoga menjadi anak sholih/ ah yang mencintai Allah dan rasul-Nya 

 

C. Berita Sakit:

- Ananda Imam Maliq (13 bulan) putra kedua Kamelia Sari Putri (PZ. Cussons) karena kelainan jantung. Sempat dirawat di RSJ. Harapan Kita, dan sekarang masih rawat jalan..

Semoga lekas sembuh dan keluarganya dalam kesabaran.

 


 

 

 

 
Polling
Setujukah Anda jika nama Musholla Al Barokah diganti menjadi Masjid Al Barokah?
 
Cari
Saat ini ada 9 Jumlah tamu Yang online
Form Login





Lupa Kata Sandi?


  Rekanan



Bahaya Kanker Serviks Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Ditulis Oleh Agus Tamim   
Thursday, 25 February 2010
Kanker Serviks (Cervical Cancer) atau Kanker Leher Rahim yaitu kanker yang terjadi pada leher rahim (serviks). Serviks sendiri adalah area bawah pada rahim yang menghubungkan rahim (uterus) dengan kemaluan wanita. Bagaimana bahaya Kanker Serviks?
 

Kanker serviks atau penyakit HPV lainnya bisa terjadi pada kita, setiap wanita. Tidak ada yang menginginkannya, tapi penyakit mematikan ini mungkin saja terjadi pada kita. Kanker serviks bukan penyakit keturunan seperti yang disangka orang, karena ternyata kanker serviks disebabkan oleh tipe-tipe tertentu dari virus yang umum, yaitu HPV (Human Papilloma Virus).

 

Ada lebih dari 100 tipe virus HPV. Ada 30 tipe HPV yang menginfeksi daerah kelamin – beberapa tipe tsb bisa berbahaya bahkan menyebabkan kematian. HPV tipe 16 & 18 (high risk type) dapat menyebabkan penyakit kanker serviks, sedangkan HPV tipe 6 dan 11 (low risk type) dapat menyebabkan kutil kelamin (genital warts). Penyakit kutil kelamin yaitu tumbuhnya kutil pada area kelamin termasuk kulit kemaluan pria, mulut kelamin wanita dan anus yang bentuknya seperti jengger ayam.

 

Infeksi HPV seringkali tidak menunjukkan gejala ataupun tanda yang khusus sehingga banyak orang tidak menyadari jika mereka terinfeksi HPV dan bahkan menularkannya. Wanita muda usia belasan dan 20 tahunan rentan terhadap virus HPV, virus yang menyebabkan kanker serviks. Jika seorang remaja atau wanita muda terinfeksi tipe-tipe HPV “resiko tinggi”, dan tubuhnya tak mampu membersihkan virus tsb, maka kanker serviks dapat berkembang di kemudian hari. Jarak antara terinfeksi HPV menjadi kanker serviks adalah 10 tahun, jadi bagi wanita yang didiagnosa menderita kanker serviks berusia 35-55 tahun, kebanyakan sudah terinfeksi HPV di saat usia masih muda.

 

Pada kebanyakan wanita yang terinfeksi HPV dapat dibersihkan oleh immune sistem alami/tubuh dimana dalam persentase, 80-90%. Namun pada 10-20% wanita yang terinfeksi oleh tipe HPV yang menyebabkan kanker, virus tersebut mungkin menetap dan kemudian berkembang menjadi kanker serviks.

 

Kebanyakan pria dan wanita yang telah berhubungan sex mempunyai resiko terinfeksi HPV. Lebih dari 75% wanita yang berhubungan sex, pernah terinfeksi HPV. Pria pun dapat menularkan HPV. HPV sangat mudah menular dan penularannya 90% melalui segala aktifitas yang memungkinkan adanya kontak kelamin, sedangkan 10% masih belum diketahui pasti penyebabnya.

 

Kanker serviks adalah penyebab utama kematian karena kanker di negara berkembang untuk kalangan perempuan. Di seluruh dunia, lebih dari 600 wanita meninggal setiap hari karena kanker serviks, sedangkan di Indonesia setiap harinya sekitar 20 yang meninggal. Diperkirakan 1 kasus kutil kelamin didiagnosa setiap detiknya.

 

Faktor infeksi HPV pada perempuan:

  1. Usia muda (puncak usia 20-24)
  2. Memulai sex di usia muda
  3. Banyaknya sex partners
  4. Kelakuan sex dari pasangan
  5. Merokok
  6. Oral kontrasepsi
  7. Pasangan yg tidak disunat

 

Faktor infeksi HPV pada pria:

  1. Usia muda (puncak usia 25-29)
  2. Banyaknya sex partners
  3. Tidak disunat
  4. Sex partner yg terinfeksi

 

Waspadai kanker serviks sejak dini dengan melakukan test pap smear secara teratur bagi mereka yang sudah menikah/ melakukan hubungan sex. Pap smear tidak disarankan bagi wanita yang belum menikah karena dapat merusak selaput dara karena tujuan dari pap smear adalah pengambilan sel dari serviks untuk diperiksa dengan mikroskop untuk mengetahui adanya kelainan pada serviks.

 

Dapat juga dilakukan dengan vaksinasi HPV yang diberikan 3 kali penyuntikan dengan jadwal 0, 2, 6 bulan. Dari hasil riset menunjukkan bahwa vaksinasi cukup dilakukan sekali dalam seumur hidup. Penyuntikan vaksin HPV dapat dilakukan dari umur 10 tahun hingga 55 tahun, bagi ibu yang menyusui dan tanpa perlu melakukan pap smear terlebih dulu. Tidak disarankan bagi ibu hamil. (Rita M./ ATM)

 

Sumber: makalah dan informasi presentasi oleh dr. Dyah Irawati, Sp.OG. dalam seminar Kanker Serviks di PT. ST., Sabtu, 20/02/10, Sabang, JKT.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >