|
Takbir Bersama Imam, Bebas dari Neraka! |
|
|
|
Ditulis Oleh Agus Tamim
|
|
Friday, 05 February 2010 |
|
Takbiratul ihram bersama imam bisa membebaskan diri dari api neraka. “Siapa yang shalat berjamaah karena Allah selama 40 hari dengan mendapat takbiratul ihram, maka ditulis baginya dua kebebasan, yaitu bebas dari api neraka dan bebas dari kemunafikan, “ujar Ketua LPPD Khairu Ummah Drs. Ahmad Yani mengutip sebuah hadist riwayat Imam Tirmidzi.
“Syaratnya ya itu, takbir bersama imam, bukan menjadi masbuk, dan selama 40 hari,” kata pria yang rajin menulis buku menekankan keutamaan sholat berjamaah. Orang yang menunggu pelaksanaan shalat berjamaah, maka penantiannya itu termasuk dinilai sebagai waktu yang digunakan untuk shalat. “Para malaikat memohonkan untuknya rahmat selama ia masih berada di tempat shalat itu selagi ia belum berhadats, kata mereka: “Ya Allah, berilah orang ini rahmat, Ya Allah kasihilah dia.” Dan orang itu dianggap sedang shalat sejak ia mulai menantikannya,” tambahnya menukil hadist riwayat Imam Bukhari dan Muslim. Sebagai contoh, bila shalat hanya berlangsung lima menit dan ia menantikan pelaksanaan shalat selama lima menit, maka ia seperti melaksanakan shalat selama sepuluh menit, dst. “Tapi bukan berarti abis Sholat Dzuhur terus lanjut nunggu ke Ashar ya. Kan ada amanah lain, yaitu melanjutkan tugas kerja di kantor,” pesannya penuh sindiran. (ATM) |